Work from home: Saatnya menemukan minat dan bakat kita
Senin, 20 April 2020

Work from home: Saatnya menemukan minat dan bakat kita

Ketika Joanna Serenko sedang battle round dengan Roderick Chambers di the Voice 2020, menyanyikan lagu Billie Eilish ‘when the party’s over’, bulu kuduk saya merinding. Betapa tidak, mereka sangat kompak, penuh harmoni, dan sangat enak didengar. Serenko menyanyikan lagu tersebut penuh dengan penjiwaan, yang menggambarkan minat dan bakat menyanyi. Di sisi  lain, Chambers dengan pengalaman menyanyinya selama puluhan tahun, dapat bernyanyi dengan indah. Jadi yang mana yang lebih berpengaruh terhadap kesuksesan menyanyi mereka, minat-bakat atau pengalaman?

Minat-Bakat dan pengalaman, semuanya sangat menentukan dalam mencapai suatu hasil yang kita inginkan. Minat menunjukkan gairah yang tinggi terhadap suatu hal yang kita lakukan, sedangkan bakat adalah potensi kita dalam melakukan hal tersebut. Selanjutnya, pengalaman adalah apa sajakah yang sudah kita alami (terutama pengalaman keberhasilan), khususnya mengenai hal yang kita sukai tadi.

Maka dari itu, selagi kita dalam masa work (study) from home, sebaiknya kita mulai menggali lagi apakah minat-bakat dan pengalaman keberhasilan kita di bidang tertentu.

Minat

Coba digali kembali apa saja minat kita sebenarnya. Tulislah sebanyak-banyaknya di selembar kertas, apa saja yang menurut kita hal yang seringkali kita lakukan, khususnya dengan ‘perasaan bahagia’. Setelah itu, berilah peringkat mulai dari angka 1 dan seterusnya sampai daftar tersebut habis. Selanjutnya, kerucutkan daftar tersebut menjadi 3 hal yang sangat kita sukai untuk dilakukan. Kunci dari minat adalah: apabila kita melakukan hal tersebut, waktu serasa berjalan dengan cepat. Mudah kan mendeteksinya?

Bakat

Nah, ini biasanya diukur melalui test psikologis tertentu. Namun, tidak tertutup kemungkinan dengan test yang berhubungan dengan apa yang ingin kita ukur. Misalnya, apabila kita ingin mengetahui apakah seseorang berbakat memainkan alat musik atau tidak, maka orang tersebut dapat kita minta untuk memainkan alat musik tertentu. Kita dapat mengetes diri kita sendiri sebenarnya, misalnya kita ingin mengetahui apakah kita berbakat menyanyi atau tidak, maka kita dapat langsung bernyanyi di depan keluarga kita dan bertanya apakah suara kita enak didengar. Bagaimana? apakah kita siap?

Pengalaman

Supaya kita mengetahui apakah kita mempunyai pengalaman, terutama pengalaman berhasil dalam melakukan apa yang kita inginkan, maka caranya mudah. Apakah kita pernah mencoba berkompetisi atau ikut lomba-lomba tertentu dalam bidang tertentu? Apakah yang pernah kita raih sehubungan dengan minat-bakat kita itu? Sebaliknya, apakah ada pengalaman traumatis sehubungan dengan hal itu? Bagaimana cara kita mengatasinya atau mencari solusinya?

Practice makes perfect!

Apabila kita sudah cukup mengetahui apakah minat-bakat dan pengalaman kita dalam bidang tertentu, maka saat ini bisa dibilang sebagai ‘start’ kita. Selama masa work (study) from home, kita mempunyai banyak waktu untuk memulai dan mengasah ketrampilan kita ini. Jadi ayo, kita mulai berlatih setiap hari, agar kemampuan kita meningkat. Apalagi ini memang suatu hal yang kita sukai, kita kuasai, dan dapat membanggakan diri kita. Jadi mengapa tidak?

 

Penulis adalah Dosen Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara

Dr. Riana Sahrani, M.Si., Psikolog

 

Hak Cipta Universitas Tarumanagara © 2018